|

Belakang Lutut Sakit Saat Ditekuk dan Diluruskan: Lokasi Nyeri, Bengkak, dan Gerakan Pemicu

Belakang lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan dapat terasa seperti tarikan, tekanan, atau kaku. Kenali pola gerakan dan tanda perlu diperiksa.

Pria memegang bagian belakang lutut yang terasa sakit saat kaki ditekuk

Belakang lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan dapat terasa seperti tarikan, tekanan, nyeri tajam, pegal, atau kaku di area lipatan lutut. Pada sebagian orang, keluhan hanya muncul ketika kaki ditekuk penuh. Pada orang lain, rasa sakit justru lebih jelas ketika lutut diluruskan atau digunakan untuk menopang tubuh.

Bagian belakang lutut terdiri dari beberapa struktur yang berdekatan, termasuk otot, tendon, bagian belakang sendi, meniskus, serta ruang tempat pembuluh darah dan saraf melewati tungkai. Karena itu, lokasi nyeri yang sama dapat memiliki penyebab berbeda. Pola gerakan, pembengkakan, benjolan, riwayat cedera, dan kemampuan menggerakkan kaki perlu dinilai bersama. [1]

Keluhan ini merupakan salah satu pola nyeri sendi. Namun, rasa sakit di belakang lutut tidak dapat digunakan untuk menentukan diagnosis tanpa pemeriksaan.

Catatan medis: Informasi ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter maupun tenaga kesehatan. Penilaian dan penanganan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. 

Jawaban Singkat

Belakang lutut dapat terasa sakit saat ditekuk atau diluruskan karena keluhan pada struktur sendi, meniskus, otot, tendon, atau adanya penumpukan cairan seperti kista Baker. Nyeri dan kaku juga dapat terjadi pada gangguan sendi yang membuat lutut sulit mencapai rentang gerak penuh. [1][2][3][4]

Munculnya rasa sakit pada gerakan tertentu belum cukup untuk mengetahui penyebabnya. Informasi yang lebih berguna meliputi:

  • apakah nyeri muncul saat menekuk, meluruskan, atau keduanya;
  • lokasi nyeri di tengah, sisi dalam, atau sisi luar bagian belakang lutut;
  • adanya pembengkakan atau benjolan;
  • bunyi yang disertai rasa sakit;
  • lutut terasa tersangkut atau terkunci;
  • cedera, gerakan memutar, atau peningkatan aktivitas sebelumnya;
  • kemampuan berjalan dan menopang berat tubuh.

Kapan Rasa Sakit Muncul?

Membedakan fase gerakan membantu menjelaskan keluhan secara lebih spesifik.

Pola gerakanHal yang perlu dicatat
Saat mulai menekukApakah nyeri muncul sejak tekukan ringan
Saat menekuk lebih dalamApakah rasa sakit meningkat mendekati batas gerak
Saat mempertahankan tekukanApakah muncul tekanan, kaku, atau rasa penuh
Saat mulai meluruskanApakah nyeri muncul ketika kaki bergerak dari posisi tertekuk
Saat hampir lurus penuhApakah lutut sulit mencapai posisi lurus
Setelah bergerak berulangApakah nyeri atau bengkak berkembang setelah aktivitas
Setelah lama dudukApakah keluhan muncul pada beberapa gerakan pertama

Catatan ini tidak berfungsi sebagai tes untuk menentukan penyakit. Tujuannya adalah membantu menggambarkan pola nyeri apabila keluhan perlu diperiksa.

Di Mana Tepatnya Nyeri Terasa?

Istilah “belakang lutut” mencakup area yang cukup luas. Cobalah menentukan lokasi tanpa menekan bagian yang sangat nyeri atau bengkak.

Tepat di tengah lipatan lutut

Rasa sakit di tengah lipatan dapat disertai tekanan, kaku, rasa penuh, atau kesulitan menekuk. Jika terdapat benjolan lunak, salah satu kemungkinan yang dapat dipertimbangkan dokter adalah kista Baker.

Kista Baker merupakan benjolan berisi cairan di belakang lutut. Keluhannya dapat berupa nyeri pada lutut atau tungkai, rasa tegang, kaku, pegal, bunyi klik, serta kesulitan menekuk lutut. Benjolan dapat lebih terlihat ketika berdiri, tetapi sebagian kista tidak menimbulkan rasa sakit. [2]

Tidak setiap nyeri atau pembengkakan di belakang lutut merupakan kista Baker. Benjolan yang belum diketahui penyebabnya tetap perlu diperiksa. [2]

Lebih dekat ke sisi dalam atau luar

Nyeri dapat terasa sedikit bergeser ke sisi dalam atau luar belakang lutut. Area ini mengandung sejumlah tendon, otot, meniskus, dan struktur penopang sendi. Karena letaknya berdekatan, posisi nyeri saja tidak cukup untuk menentukan jaringan yang bermasalah. [1]

Catat apakah keluhan muncul setelah:

  • gerakan memutar;
  • perubahan arah saat berlari;
  • mengangkat beban;
  • latihan kaki;
  • jongkok dalam;
  • jatuh atau benturan;
  • peningkatan aktivitas secara mendadak.

Di atas atau di bawah lipatan lutut

Rasa sakit yang menjalar ke belakang paha atau bagian atas betis dapat berkaitan dengan struktur di sekitar lutut, tetapi juga dapat berasal dari area lain pada tungkai. Jangan menentukan bahwa masalah berasal dari otot hanya karena nyeri terasa seperti tarikan.

Cedera pada struktur otot dan tendon merupakan salah satu kelompok penyebab nyeri belakang lutut, tetapi pemeriksaan diperlukan untuk membedakannya dari keluhan sendi, meniskus, kista, atau penyebab lain. [1]

Belakang Lutut Sakit Saat Ditekuk

Ketika lutut ditekuk, perhatikan apakah rasa sakit muncul sejak awal atau hanya pada tekukan yang lebih dalam.

Nyeri yang hanya muncul saat kaki hampir tertekuk penuh dapat memiliki pola berbeda dari rasa sakit yang sudah terasa ketika lutut baru mulai bergerak. Catat pula apakah gerakan berhenti karena nyeri, rasa kaku, tekanan, atau sensasi seperti ada sesuatu yang menghalangi.

Jika keluhan juga terasa di bagian depan, samping, atau seluruh sendi, pola lutut sakit saat ditekuk memberikan konteks yang lebih luas daripada hanya menilai bagian belakang lutut.

Kesulitan mencapai tekukan penuh

Kista Baker dapat menyebabkan rasa tegang, kaku, dan kesulitan menekuk lutut. Arthritis juga dapat menyebabkan sendi menjadi kaku dan bengkak sehingga lebih sulit ditekuk maupun diluruskan. Namun, kedua kondisi tersebut tidak dapat dibedakan hanya berdasarkan keterbatasan gerak. [2][4]

Nyeri setelah gerakan memutar

Robekan meniskus akut dapat terjadi saat lutut berputar atau berubah arah. Gejala yang dapat menyertainya meliputi nyeri, kaku, bengkak, rasa tersangkut, locking, lutut terasa akan ambruk, dan keterbatasan rentang gerak. [3]

Seseorang masih mungkin dapat berjalan setelah cedera meniskus, sedangkan pembengkakan dan kekakuan dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa hari. Karena itu, kemampuan berjalan tidak selalu berarti tidak ada cedera. [3]

Belakang Lutut Sakit Saat Diluruskan

Sebagian orang dapat menekuk lutut, tetapi merasakan sakit ketika kaki dikembalikan ke posisi lurus. Catat apakah nyeri muncul sejak awal gerakan atau hanya saat lutut hampir lurus sepenuhnya.

Perhatikan pula apakah:

  • kaki benar-benar dapat diluruskan;
  • gerakan terhenti karena nyeri atau tersangkut;
  • terdapat bunyi bersamaan dengan rasa sakit;
  • lutut terasa tidak stabil ketika berdiri;
  • pembengkakan membatasi gerakan;
  • keluhan muncul setelah cedera.

Ketidakmampuan menggerakkan lutut melalui rentang gerak penuh, locking, catching, atau rasa tidak stabil dapat menyertai cedera meniskus. Arthritis juga dapat menyebabkan kekakuan, bunyi, rasa tersangkut, dan kesulitan menekuk atau meluruskan lutut. Gejala yang serupa tidak berarti penyebabnya sama. [3][4]

Nyeri Saat Ditekuk dan Diluruskan

Jika belakang lutut sakit pada kedua arah gerakan, jangan hanya mengulang tekuk-lurus untuk menguji keluhan. Catat bagian gerakan yang paling menyakitkan dan apakah rentang gerak semakin terbatas.

Pola yang perlu diperhatikan meliputi:

  • nyeri pada seluruh gerakan;
  • nyeri hanya pada ujung tekukan dan pelurusan;
  • rasa kaku setelah lama tidak bergerak;
  • pembengkakan yang bertambah setelah aktivitas;
  • rasa tersangkut pada titik tertentu;
  • kesulitan menopang tubuh ketika lutut diluruskan.

Nyeri dan pembengkakan akibat arthritis dapat lebih jelas pada pagi hari atau setelah duduk dan beristirahat. Aktivitas yang berat juga dapat membuat keluhan bertambah. Namun, pola ini tidak berarti bahwa setiap rasa sakit setelah istirahat disebabkan oleh arthritis. [4]

Jika keluhan terutama terasa pada gerakan pertama setelah bangun, pola lutut sakit saat bangun tidur dapat dicatat terpisah dari nyeri yang muncul sepanjang gerakan menekuk dan meluruskan.

Belakang Lutut Sakit Saat Jongkok

Jongkok menggabungkan tekukan lutut yang lebih dalam dengan beban tubuh. Karena itu, belakang lutut sakit saat jongkok perlu dinilai berdasarkan fase gerakannya:

  • ketika tubuh mulai turun;
  • saat mendekati posisi paling bawah;
  • ketika menahan posisi;
  • saat mulai berdiri kembali;
  • setelah aktivitas selesai.

Jika nyeri terutama berkaitan dengan tahap-tahap tersebut, pola lutut sakit saat jongkok membantu membedakan keluhan saat gerakan berbeban dari rasa sakit ketika kaki ditekuk tanpa menopang tubuh.

Jangan memaksa jongkok lebih dalam untuk menentukan lokasi nyeri. Hentikan gerakan apabila lutut terasa terkunci, tidak stabil, atau muncul rasa sakit tajam.

Apakah Ada Bengkak atau Benjolan?

Nyeri tanpa pembengkakan perlu dicatat berbeda dari nyeri yang disertai benjolan atau perubahan bentuk di belakang lutut.

Perhatikan:

  • apakah benjolan lunak atau keras;
  • apakah terlihat saat berdiri;
  • apakah ukurannya berubah;
  • apakah disertai nyeri atau hanya rasa penuh;
  • apakah kulit terasa hangat atau berubah warna;
  • apakah pembengkakan menjalar ke betis.

Kista Baker umumnya tampak sebagai benjolan lunak berisi cairan di belakang lutut. Pada orang dewasa, kista tersebut sering berkaitan dengan kondisi lain yang memengaruhi sendi, seperti cedera lutut atau arthritis. [2]

Jangan mencoba menentukan sendiri isi benjolan atau memecahkannya. Pemeriksaan dapat melibatkan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, ultrasonografi atau MRI untuk menilai penyebab serta menyingkirkan kondisi lain. [2]

Rasa Tertarik, Kaku, Berbunyi, atau Tersangkut

Jenis sensasi yang menyertai nyeri dapat membantu menggambarkan keluhan.

Rasa tertarik

Rasa seperti otot tertarik dapat muncul setelah aktivitas, tetapi sensasi tersebut tidak membuktikan bahwa sumber nyeri berasal dari otot. Struktur otot dan tendon merupakan salah satu kelompok penyebab nyeri posterior, bersama dengan gangguan sendi, kista, dan cedera lain. [1]

Kaku setelah duduk atau istirahat

Kaku dan nyeri yang lebih terasa setelah duduk atau istirahat dapat ditemukan pada arthritis lutut. Catat berapa lama kekakuan berlangsung dan apakah gerak menjadi lebih mudah setelah beberapa langkah. [4]

Bunyi bersama rasa sakit

Bunyi saja tidak cukup untuk menentukan adanya cedera. Namun, bunyi yang muncul bersama nyeri, pembengkakan, locking, catching, atau rasa tidak stabil memiliki arti yang berbeda dan perlu dinilai bersama gejala lain. [3][4]

Lutut terasa tersangkut atau terkunci

Locking berarti lutut terasa berhenti pada posisi tertentu dan sulit digerakkan. Catching dapat terasa seperti ada sesuatu yang menghambat gerakan sesaat. Keduanya dapat menyertai cedera meniskus maupun gangguan sendi lainnya dan memerlukan penilaian jika berulang atau membatasi gerak. [3][4]

Cara Mencatat Pola Nyeri

Catatan singkat dapat membantu ketika berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

1. Catat gerakan pemicu

Tuliskan apakah nyeri muncul ketika:

  • menekuk kaki;
  • meluruskan kaki;
  • duduk lama;
  • berdiri;
  • berjalan;
  • menaiki tangga;
  • jongkok;
  • berolahraga.

2. Tentukan lokasi

Gunakan satu jari untuk menunjukkan apakah nyeri berada:

  • tepat di tengah belakang lutut;
  • sedikit ke sisi dalam;
  • sedikit ke sisi luar;
  • di atas lipatan;
  • di bawah lipatan;
  • atau menyebar ke betis maupun paha.

3. Catat batas gerak

Perhatikan apakah kaki:

  • dapat ditekuk penuh;
  • dapat diluruskan penuh;
  • berhenti karena nyeri;
  • berhenti karena kaku;
  • terasa tersangkut pada titik tertentu.

4. Amati pembengkakan

Catat kapan bengkak atau benjolan terlihat:

  • sejak awal;
  • setelah berjalan;
  • setelah olahraga;
  • ketika berdiri;
  • beberapa jam setelah cedera.

5. Catat kejadian sebelum nyeri

Sebutkan jika sebelumnya terjadi:

  • gerakan memutar;
  • jatuh;
  • benturan;
  • perubahan latihan;
  • jongkok berulang;
  • aktivitas yang lebih berat dari biasanya.

Langkah Awal yang Dapat Dilakukan

Langkah awal bergantung pada penyebab dan tingkat keluhan. Jangan menggunakan satu cara yang sama untuk semua nyeri belakang lutut.

Kurangi aktivitas yang jelas memperburuk nyeri

Untuk sementara, kurangi gerakan yang secara konsisten membuat rasa sakit bertambah, terutama tekukan dalam, jongkok berulang, perubahan arah mendadak, atau latihan dengan beban.

Jika cedera baru terjadi, AAOS menyarankan menghindari pemberian beban pada lutut yang nyeri sebagai bagian dari langkah awal. [5]

Gunakan kompres dingin pada cedera baru atau pembengkakan

Cold pack dapat digunakan selama sekitar 20 menit beberapa kali sehari pada cedera lutut. Bungkus dengan kain dan jangan meletakkan es langsung pada kulit. [3][5]

Pada informasi khusus kista Baker, NHS menyarankan kompres dingin berbalut kain sekitar 10 menit setiap beberapa jam bila diperlukan. [2]

Jangan memaksakan rentang gerak

Jangan berulang kali memaksa lutut mencapai tekukan atau pelurusan penuh apabila gerakan menimbulkan nyeri tajam, locking, atau rasa tidak stabil.

Latihan dilakukan setelah kondisi dinilai

Program penguatan dapat membantu otot penopang lutut menerima beban dan menyerap guncangan. Namun, latihan rehabilitasi perlu disesuaikan dengan kondisi dan sebaiknya dilakukan di bawah arahan dokter atau fisioterapis. Latihan tidak seharusnya menimbulkan nyeri. [6]

Setelah penyebab dan batas gerak dinilai, latihan penguatan lutut dapat menjadi bagian dari program pemulihan atau kembali beraktivitas.

Kapan Perlu Diperiksa?

Segera cari bantuan medis setelah cedera apabila:

  • nyeri sangat berat;
  • lutut tidak dapat digerakkan;
  • mulai berjalan pincang;
  • muncul pembengkakan;
  • terdengar bunyi pop dan lutut terasa ambruk. [5]

Pemeriksaan juga diperlukan apabila:

  • lutut terkunci atau terus terasa tidak stabil;
  • kaki tidak dapat ditekuk atau diluruskan penuh;
  • pembengkakan tidak mereda;
  • terdapat benjolan yang belum diketahui penyebabnya;
  • keluhan terus berulang atau semakin membatasi aktivitas. [2][3]

Minta pertolongan medis segera jika nyeri atau bengkak pada tungkai tiba-tiba memburuk dan disertai kulit hangat, memar, merah, atau lebih gelap. Gejala tersebut dapat terjadi pada kista yang pecah atau bekuan darah di tungkai. [2]

Nyeri dan pembengkakan pada tungkai yang disertai sesak napas atau nyeri dada merupakan keadaan darurat karena dapat menandakan bekuan darah telah bergerak ke paru-paru. [2]

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa belakang lutut sakit saat ditekuk?

Penyebabnya tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan gerakan menekuk. Keluhan dapat melibatkan struktur otot dan tendon, meniskus, sendi, atau kista berisi cairan. Lokasi nyeri, bengkak, benjolan, cedera sebelumnya, dan keterbatasan gerak perlu dinilai bersama. [1][2][3]

Kenapa belakang lutut sakit saat diluruskan?

Rasa sakit saat meluruskan dapat berkaitan dengan kekakuan, pembengkakan, keterbatasan sendi, atau cedera yang mengganggu rentang gerak. Rasa tersangkut, locking, ketidakstabilan, atau ketidakmampuan meluruskan kaki memerlukan pemeriksaan. [3][4]

Apakah belakang lutut sakit selalu disebabkan kista Baker?

Tidak. Kista Baker hanya salah satu kemungkinan. Nyeri belakang lutut juga dapat berkaitan dengan struktur otot dan tendon, meniskus, arthritis, cedera, atau penyebab lainnya. [1][2]

Apa arti benjolan di belakang lutut tetapi tidak sakit?

Kista Baker dapat muncul sebagai benjolan lunak tanpa gejala lain. Namun, setiap benjolan yang belum diketahui penyebabnya sebaiknya diperiksa dan tidak disimpulkan sendiri sebagai kista. [2]

Apakah obat belakang lutut sakit saat ditekuk selalu diperlukan?

Tidak ada satu obat yang sesuai untuk semua penyebab. Penanganan bergantung pada sumber nyeri, cedera, pembengkakan, kondisi kesehatan, dan obat lain yang digunakan. Hindari memilih obat hanya berdasarkan lokasi nyeri tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Bolehkah tetap melakukan jongkok?

Kurangi atau hentikan sementara jongkok yang jelas meningkatkan nyeri. Jangan memaksakan jongkok dalam jika muncul rasa sakit tajam, pembengkakan, locking, atau ketidakstabilan.

Harus ke dokter apa?

Pemeriksaan awal dapat dilakukan oleh dokter yang akan menilai riwayat keluhan, gerakan lutut, pembengkakan, dan benjolan. Jika diperlukan, dokter dapat merujuk ke spesialis atau meminta pemeriksaan seperti ultrasonografi atau MRI. [2][3]

Apakah nyeri pada lutut kanan dan kiri memiliki penyebab berbeda?

Tidak selalu. Sisi keluhan saja tidak menentukan penyebab. Riwayat cedera, lokasi tepat, gerakan pemicu, pembengkakan, serta kemampuan menopang berat tubuh memberikan informasi yang lebih berguna.

Kesimpulan

Belakang lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan perlu dinilai berdasarkan arah gerakan, lokasi tepat, batas rentang gerak, pembengkakan, benjolan, serta riwayat cedera atau aktivitas.

Jangan menentukan penyebab hanya dari rasa sakit di belakang lutut. Kurangi gerakan yang memperburuk keluhan dan jangan memaksakan tekukan atau pelurusan penuh. Nyeri berat, locking, ketidakstabilan, pembengkakan mendadak, perubahan warna kulit, atau benjolan yang belum diketahui penyebabnya memerlukan pemeriksaan.

Referensi

  1. English S, Perret D. Posterior Knee Pain. Current Reviews in Musculoskeletal Medicine. Tinjauan mengenai struktur dan beragam kemungkinan penyebab nyeri belakang lutut.
  2. National Health Service. Baker’s Cyst. Informasi mengenai benjolan, nyeri, kaku, keterbatasan menekuk, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
  3. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Meniscus Tears. Informasi mengenai gerakan memutar, pembengkakan, locking, catching, dan keterbatasan rentang gerak.
  4. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Arthritis of the Knee. Informasi mengenai kekakuan, kesulitan menekuk dan meluruskan, serta keluhan setelah duduk atau beristirahat.
  5. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Common Knee Injuries. Informasi mengenai langkah awal pada cedera lutut dan tanda yang memerlukan pemeriksaan.
  6. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Knee Conditioning Program. Informasi mengenai penguatan otot penopang lutut dan batas aman selama latihan.

Baca Juga