|

Pergelangan Tangan Sakit Saat Ditekuk: Arah Nyeri, Aktivitas Pemicu, dan Langkah Awal

Pergelangan tangan sakit saat ditekuk dapat terasa ketika tangan diarahkan ke telapak, ditekuk ke belakang, atau digunakan sebagai tumpuan.

Wanita memegang pergelangan tangan yang terasa sakit saat ditekuk

Pergelangan tangan sakit saat ditekuk dapat terasa ketika telapak diarahkan ke lengan bawah, tangan ditekuk ke belakang, atau pergelangan digunakan sebagai tumpuan. Keluhan mungkin hanya muncul pada satu arah gerakan, terasa ketika menggenggam, atau disertai bengkak, kesemutan, bunyi, dan kelemahan tangan.

Arah gerakan saja tidak cukup untuk menentukan penyebab nyeri. Pergelangan tangan bukan satu sendi besar, melainkan susunan beberapa sendi kecil, delapan tulang karpal, ujung tulang lengan bawah, ligamen, tendon, dan saraf. Gangguan pada struktur yang berbeda dapat menghasilkan pola keluhan yang mirip. [1][2]

Pola keluhan pergelangan tangan perlu dinilai bersama lokasi nyeri, aktivitas pemicu, riwayat jatuh atau benturan, adanya bengkak, kekuatan genggaman, serta kemampuan menggerakkan jari dan tangan.

Catatan medis: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter, fisioterapis, atau tenaga kesehatan. Jangan menentukan diagnosis hanya berdasarkan arah tekukan atau lokasi rasa sakit.

Jawaban Singkat

Pergelangan tangan dapat terasa sakit ketika ditekuk akibat cedera jaringan lunak, keseleo, penggunaan berulang, gangguan tendon, masalah sendi, kista ganglion, tekanan pada saraf, atau kondisi lain. Penyebabnya tidak dapat dipastikan hanya dengan mencoba menekuk tangan sendiri. [1][3]

Perhatikan apakah nyeri:

  • muncul setelah jatuh, benturan, atau gerakan mendadak;
  • lebih kuat ketika tangan ditekuk ke belakang;
  • terletak di sisi ibu jari atau sisi kelingking;
  • terasa ketika telapak digunakan sebagai tumpuan;
  • disertai bengkak, memar, benjolan, atau perubahan bentuk;
  • disertai kesemutan, mati rasa, atau lemahnya genggaman;
  • terus memburuk atau mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nyeri berat, perubahan bentuk atau warna pergelangan, hilangnya sensasi, serta ketidakmampuan menggerakkan tangan atau memegang benda memerlukan pertolongan medis lebih cepat. [3]

Apa yang Dimaksud dengan Pergelangan Tangan Ditekuk?

Pergelangan dapat bergerak dalam beberapa arah. Dalam aktivitas sehari-hari, gerakan tersebut sering disebut dengan satu istilah yang sama, yaitu “menekuk tangan”, padahal arah dan struktur yang menerima beban dapat berbeda.

Arah gerakanGambaran gerakanContoh aktivitas
FleksiTelapak dan jari diarahkan ke bagian dalam lengan bawahMemegang benda dengan pergelangan tertekuk
EkstensiPunggung tangan diarahkan ke bagian belakang lengan bawahPush-up, bangkit dengan bertumpu pada telapak
Deviasi radialTangan bergerak ke arah ibu jariMenggeser tangan ke sisi ibu jari
Deviasi ulnarTangan bergerak ke arah kelingkingMenggerakkan tangan ke sisi kelingking
Gerakan gabunganPergelangan menekuk, bergeser, dan berputar dalam satu aktivitasMembuka stoples atau menggunakan alat

Gerakan pergelangan melibatkan koordinasi antara sendi radiokarpal, sendi antartulang karpal, tendon, ligamen, dan otot lengan bawah. Banyak aktivitas tidak menggunakan satu arah murni, tetapi menggabungkan fleksi, ekstensi, serta deviasi radial atau ulnar. [2]

Karena itu, catatan mengenai gerakan yang memicu nyeri biasanya lebih berguna daripada sekadar menyebut bahwa tangan “sakit saat ditekuk”.

Kenapa Pergelangan Tangan Sakit Saat Ditekuk?

Penyebab pergelangan tangan sakit saat ditekuk dapat berkaitan dengan tulang, sendi, ligamen, tendon, saraf, atau jaringan di sekitarnya. Gejala dari beberapa kondisi dapat saling menyerupai, sehingga pemeriksaan mungkin diperlukan untuk membedakannya. [1][3]

Cedera atau keseleo pergelangan tangan

Keseleo terjadi ketika ligamen yang menopang pergelangan meregang melewati batasnya atau mengalami robekan. Cedera ini sering terjadi ketika tangan tertekuk atau terpuntir secara kuat, termasuk saat jatuh dengan telapak terbuka. [4]

Gejalanya dapat mencakup:

  • nyeri;
  • bengkak;
  • memar;
  • nyeri tekan;
  • rasa hangat;
  • sensasi pop atau robekan;
  • kesulitan menggerakkan pergelangan atau menggenggam.

Cedera yang tampak ringan dengan sedikit bengkak tetap dapat melibatkan ligamen atau patah tulang yang tidak langsung terlihat. Nyeri yang menetap setelah jatuh atau benturan sebaiknya dinilai oleh tenaga kesehatan. [4]

Gangguan tendon di sisi ibu jari

De Quervain merupakan kondisi nyeri yang melibatkan tendon di sisi ibu jari saat tendon melewati terowongan sempit di pergelangan. Nyeri biasanya terletak di sisi ibu jari dan dapat memburuk ketika ibu jari digunakan atau saat tangan melakukan aktivitas tertentu. Pembengkakan, nyeri tekan, dan sesekali bunyi tendon juga dapat terjadi. [5]

Namun, rasa sakit di sisi ibu jari tidak otomatis berarti de Quervain. Cedera, masalah sendi, atau gangguan lain dapat menimbulkan keluhan di lokasi yang sama.

Kista ganglion

Kista ganglion merupakan benjolan berisi cairan yang sering muncul di tangan atau pergelangan, biasanya dekat sendi. Benjolan dapat tidak sakit, tetapi pada sebagian orang menimbulkan rasa sakit selama atau setelah sendi digerakkan. [6]

Jangan mencoba memecahkan atau menusuk benjolan sendiri karena tindakan tersebut dapat merusak kulit atau menyebabkan infeksi. [6]

Tekanan pada saraf

Carpal tunnel syndrome terjadi ketika saraf median mendapat tekanan saat melewati terowongan karpal di pergelangan. Gejalanya dapat berupa nyeri, kesemutan, mati rasa, kelemahan ibu jari, serta kesulitan menggenggam. Keluhan sering terasa lebih jelas pada malam hari. [3][7]

Nyeri ketika menekuk pergelangan saja tidak cukup untuk memastikan carpal tunnel syndrome. Pola jari yang terdampak, waktu munculnya gejala, kelemahan, dan pemeriksaan klinis juga perlu dipertimbangkan.

Masalah sendi atau jaringan lain

Nyeri pergelangan juga dapat berkaitan dengan artritis, gangguan ligamen, tendinitis, patah tulang, dan kondisi lain. Gejalanya dapat berupa nyeri saat bergerak, bengkak, kekakuan, penurunan kekuatan, atau keterbatasan fungsi. [1][3]

Satu orang dapat memiliki pola nyeri yang berbeda dari orang lain meskipun aktivitas pemicunya tampak sama.

Arah Tekukan dan Pola Nyeri

Arah yang memicu rasa sakit dapat membantu menjelaskan keluhan kepada tenaga kesehatan. Namun, arah gerak tidak dapat digunakan sebagai tes diagnosis mandiri.

Sakit ketika tangan ditekuk ke arah telapak

Pada fleksi, telapak dan jari diarahkan ke bagian dalam lengan bawah. Nyeri dapat terasa di sisi telapak, punggung pergelangan, atau salah satu sisi tangan.

Perhatikan apakah nyeri juga muncul ketika:

  • menggenggam benda;
  • mengangkat tas;
  • memegang ponsel;
  • menggunakan perkakas;
  • menarik atau mendorong benda;
  • bekerja lama dengan posisi pergelangan tertekuk.

Gerakan berulang, penggunaan alat, mengetik, dan aktivitas lain yang memberi tekanan berulang pada pergelangan termasuk faktor yang dapat berkaitan dengan gangguan pergelangan. [1]

Pergelangan tangan sakit saat ditekuk ke atas

Frasa ini biasanya digunakan ketika punggung tangan diarahkan ke lengan bawah atau ketika telapak berada pada posisi menahan beban. Dalam anatomi, gerakan tersebut disebut ekstensi pergelangan.

Nyeri dapat lebih terasa saat:

  • melakukan push-up;
  • bertumpu pada telapak di lantai;
  • bangkit dari kursi dengan mendorong menggunakan tangan;
  • membawa nampan dengan pergelangan tertekuk;
  • mendorong pintu atau benda berat;
  • melakukan yoga dengan tumpuan tangan.

Ekstensi tanpa beban tidak sama dengan ekstensi ketika telapak menopang sebagian berat tubuh. Karena itu, catat apakah nyeri hanya muncul saat sudut tertentu atau baru terasa setelah tekanan ditambahkan.

Jangan terus menguji pergelangan dengan menambah beban jika gerakan tersebut menimbulkan nyeri tajam, kelemahan, atau rasa tidak stabil.

Nyeri ketika tangan digerakkan ke sisi ibu jari

Nyeri di sisi ibu jari perlu dinilai bersama penggunaan ibu jari, adanya bengkak, serta aktivitas seperti mengangkat benda, mencubit, menggunakan gunting, atau membuka tutup.

De Quervain merupakan salah satu kemungkinan kondisi yang melibatkan tendon pada sisi ini, tetapi penyebabnya tidak dapat ditentukan dari lokasi saja. [5]

Nyeri ketika tangan digerakkan ke sisi kelingking

Sisi kelingking memiliki ligamen, tendon, tulang, dan jaringan penyangga yang dapat menghasilkan rasa sakit ketika tangan digerakkan atau digunakan untuk menahan beban.

Catat apakah nyeri disertai:

  • bunyi klik;
  • rasa tidak stabil;
  • kelemahan genggaman;
  • keterbatasan memutar telapak;
  • riwayat jatuh;
  • nyeri ketika membawa benda.

Jangan mencoba menekan atau memutar pergelangan secara paksa untuk menentukan struktur yang sakit.

Nyeri ketika telapak digunakan sebagai tumpuan

Bertumpu pada telapak membuat pergelangan berada dalam ekstensi sekaligus menerima beban. Pola ini berbeda dari rasa sakit ketika pergelangan digerakkan tanpa tekanan.

Kurangi atau hentikan aktivitas jika tumpuan menimbulkan:

  • nyeri tajam;
  • sensasi bergeser;
  • bunyi baru setelah cedera;
  • kelemahan mendadak;
  • bengkak;
  • kesulitan menggunakan tangan setelahnya.

Apakah Sisi Kanan dan Kiri Menunjukkan Penyebab?

Pergelangan tangan kanan sakit saat ditekuk

Lokasi di tangan kanan tidak dengan sendirinya menentukan penyebab. Perhatikan aktivitas yang dilakukan sebelum keluhan muncul, arah tekukan, lokasi nyeri, serta adanya bengkak, kesemutan, atau kelemahan.

Catat pula apakah tangan kanan lebih sering digunakan untuk mengangkat, menggenggam, mengetik, atau melakukan aktivitas berulang. Riwayat penggunaan membantu menjelaskan beban yang diterima, tetapi bukan alat diagnosis.

Pergelangan tangan kiri sakit saat ditekuk

Keluhan di tangan kiri juga perlu dinilai berdasarkan pola yang sama. Sisi tubuh tidak dapat digunakan untuk membedakan cedera ligamen, gangguan tendon, saraf, atau masalah sendi.

Jika rasa sakit muncul setelah jatuh, benturan, atau tangan terpuntir, mekanisme cedera lebih penting daripada sisi pergelangan yang terkena.

Aktivitas Apa yang Memicu Nyeri?

Beberapa aktivitas menggabungkan gerakan menekuk, menggenggam, mengangkat, dan memutar pergelangan.

Perhatikan keluhan saat:

  • membuka tutup botol atau stoples;
  • mengangkat panci;
  • membawa kantong belanja;
  • menggendong anak;
  • menggunakan ponsel;
  • mengetik atau menggunakan mouse;
  • memeras kain;
  • bekerja dengan obeng;
  • bermain raket;
  • melakukan push-up;
  • bangkit dengan bertumpu pada telapak.

Aktivitas berulang, penggunaan alat, menggenggam kuat, dan membawa benda berat dapat menambah beban pada struktur pergelangan. [1][3]

Catat tiga hal:

  1. arah pergelangan saat nyeri mulai muncul;
  2. apakah terdapat beban atau genggaman;
  3. berapa lama rasa sakit bertahan setelah aktivitas dihentikan.

Gejala Penyerta yang Perlu Dicatat

Nyeri saat menekuk pergelangan perlu dinilai bersama gejala lain.

Bengkak atau memar

Bengkak dan memar setelah jatuh atau benturan dapat muncul pada cedera jaringan lunak, keseleo, atau patah tulang. Cedera ringan yang tidak segera membaik tetap perlu dinilai karena patah tulang tersembunyi dapat menyerupai keseleo. [4][8]

Benjolan

Benjolan yang halus dan berubah ukuran dapat berkaitan dengan kista ganglion. Ganglion dapat tidak sakit atau menimbulkan nyeri ketika sendi digerakkan. [6]

Kesemutan atau mati rasa

Kesemutan, mati rasa, atau berkurangnya sensasi menunjukkan bahwa keluhan tidak hanya berupa nyeri gerak. Pola tersebut perlu dibicarakan dengan tenaga kesehatan, terutama jika berulang atau disertai lemahnya genggaman. [3][7]

Bunyi atau gerakan tersangkut

Nyeri dapat muncul bersama klik, krek, atau sensasi pergelangan tersangkut. Pola pergelangan tangan bunyi saat diputar menjadi lebih penting apabila suara baru muncul setelah cedera atau disertai bengkak, kelemahan, keterbatasan gerak, dan rasa tidak stabil.

Pergelangan terasa panas dan merah

Pergelangan yang nyeri, panas, bengkak, dan kaku perlu diperiksa. Jika keluhan disertai demam atau tubuh terasa tidak sehat, cari bantuan medis. [3]

Langkah Awal di Rumah

Langkah awal perlu disesuaikan dengan apakah nyeri muncul setelah cedera atau berkembang tanpa kejadian tertentu.

Jika tidak ada cedera baru

Untuk nyeri ringan, NHS menyarankan:

  • mengistirahatkan pergelangan ketika memungkinkan;
  • mengurangi aktivitas yang menyebabkan nyeri;
  • menghindari mengangkat benda berat;
  • tidak menggenggam terlalu kuat;
  • mempertahankan gerakan lembut agar pergelangan tidak semakin kaku. [3]

Gerakan lembut bukan berarti memaksa tangan mencapai sudut maksimal. Kurangi rentang apabila rasa sakit meningkat.

Alat bantu untuk membuka stoples atau melakukan pekerjaan rumah dapat mengurangi kebutuhan menggenggam dan memutar pergelangan secara kuat. [3]

Jika nyeri muncul setelah cedera

Pada keseleo ringan, AAOS dan NHS menyarankan mengurangi aktivitas yang memperburuk gejala dan menggunakan sumber dingin yang dibungkus kain untuk membantu mengendalikan nyeri dan bengkak. Sumber dingin tidak boleh ditempelkan langsung pada kulit. [3][4]

NHS menyarankan kompres dingin hingga sekitar 20 menit setiap 2–3 jam. Panduan rumah sakit lain menggunakan durasi sekitar 10–15 menit dan meminta pengguna memeriksa warna serta sensasi kulit selama pemakaian. [3][8]

Sumber dingin harus dihentikan jika kulit:

  • menjadi putih, biru, atau bercak;
  • terasa sangat sakit;
  • mati rasa;
  • semakin kesemutan.

Dingin tidak digunakan pada luka terbuka, area dengan sirkulasi buruk, atau kulit yang tidak dapat membedakan panas dan dingin. [8]

Lepaskan cincin, gelang, atau jam jika tangan mulai membengkak. Jangan membalut pergelangan terlalu ketat. [3][4]

Apakah Perlu Menggunakan Kompres Hangat?

Pemilihan kompres hangat untuk nyeri sendi tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan arah tekukan atau tingkat nyeri.

Dalam 2–3 hari pertama setelah cedera, NHS menyarankan menghindari kompres panas dan mandi air panas pada bagian yang cedera. [3]

Apabila keluhan tidak berkaitan dengan cedera baru, pilihan panas atau dingin tetap perlu mempertimbangkan:

  • adanya bengkak;
  • kemerahan dan rasa panas pada sendi;
  • kondisi kulit;
  • gangguan sensasi;
  • respons tubuh terhadap suhu;
  • penyebab keluhan yang telah dinilai.

Kompres tidak dapat memastikan penyebab nyeri dan tidak menggantikan pemeriksaan apabila pergelangan sulit digerakkan atau digunakan.

Apakah Pergelangan Boleh Diregangkan?

Peregangan tidak perlu dilakukan hanya karena pergelangan sakit ketika ditekuk.

Pada nyeri ringan tanpa tanda cedera serius, gerakan lembut dapat membantu mempertahankan mobilitas. Namun, gerakan harus dilakukan dalam rentang yang tidak memicu nyeri tajam. [3]

Setelah cedera jaringan lunak, waktu memulai latihan bergantung pada tingkat cedera dan petunjuk tenaga kesehatan. Salah satu panduan rumah sakit menyarankan mencegah beban berlebihan pada tahap awal, kemudian menggunakan pergelangan secara bertahap ketika nyeri dan bengkak mulai terkendali. [8]

Jangan melakukan peregangan mandiri apabila:

  • nyeri muncul setelah jatuh atau benturan;
  • pergelangan berubah bentuk;
  • bengkak atau memar terus bertambah;
  • tangan tidak mampu menggenggam;
  • gerakan terasa terkunci;
  • terdapat mati rasa;
  • nyeri meningkat pada setiap percobaan.

Pilihan gerakan untuk kesehatan sendi sebaiknya disesuaikan dengan bagian tubuh, tingkat kemampuan bergerak, riwayat cedera, dan penyebab keluhan.

Bagaimana Menyesuaikan Aktivitas?

Tidak semua kegiatan perlu dihentikan sepenuhnya. Tujuannya adalah mengurangi gerakan yang jelas memperburuk rasa sakit sambil mempertahankan aktivitas yang masih dapat dilakukan dengan nyaman.

Cobalah mencatat:

  • aktivitas yang menimbulkan nyeri;
  • arah tekukan saat nyeri muncul;
  • berat benda yang diangkat;
  • kekuatan genggaman yang diperlukan;
  • kondisi pergelangan beberapa jam kemudian;
  • perubahan rasa sakit pada keesokan hari.

Pada pemulihan cedera jaringan lunak, beban sebaiknya ditambah secara bertahap. Menaikkan beban secara mendadak dari benda ringan ke benda jauh lebih berat dapat memberi tekanan berlebihan pada jaringan yang sedang pulih. [8]

Kembali ke olahraga atau aktivitas berat sebaiknya menunggu sampai kekuatan, rentang gerak, dan penggunaan pergelangan membaik tanpa menimbulkan nyeri atau bengkak. [8]

Catatan Pola Nyeri Selama Lima Hari

Catatan ini bukan alat diagnosis. Tujuannya adalah membantu menjelaskan pola keluhan saat berkonsultasi.

HariArah tekukanAktivitas pemicuLokasi nyeriNyeri 0–10BengkakKesemutan atau lemah
1
2
3
4
5

Tambahkan keterangan:

  • apakah keluhan muncul setelah cedera;
  • apakah nyeri hanya terjadi dengan beban;
  • apakah pergelangan juga sakit saat diam;
  • apakah terdapat benjolan;
  • apakah benda lebih mudah terlepas dari tangan;
  • apakah nyeri mengganggu tidur;
  • apakah keluhan membaik setelah aktivitas dikurangi.

Kapan Pergelangan Tangan Perlu Diperiksa?

Buat janji pemeriksaan jika:

  • nyeri menghambat aktivitas normal;
  • rasa sakit terus memburuk atau sering kembali;
  • keluhan tidak membaik setelah perawatan di rumah selama sekitar dua minggu;
  • terdapat kesemutan atau berkurangnya sensasi;
  • pergelangan nyeri, panas, bengkak, dan kaku;
  • terdapat benjolan yang sakit atau mengganggu gerakan;
  • genggaman menjadi lemah. [3]

Cari bantuan lebih cepat jika:

  • nyeri sangat berat;
  • terdengar bunyi snap, gerinda, atau pop ketika cedera;
  • pergelangan tidak dapat digerakkan;
  • tangan tidak dapat memegang benda;
  • bentuk atau warna pergelangan berubah;
  • sebagian atau seluruh tangan kehilangan sensasi;
  • terdapat demam atau tubuh terasa sangat tidak sehat;
  • bengkak berkembang dengan cepat. [3]

Nyeri yang menetap setelah cedera ringan juga perlu diperiksa karena robekan ligamen dan patah tulang tersembunyi dapat awalnya terlihat seperti keseleo biasa. [4]

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa pergelangan tangan sakit saat ditekuk?

Nyeri dapat berhubungan dengan cedera, keseleo, penggunaan berulang, gangguan tendon, tekanan saraf, masalah sendi, kista ganglion, atau kondisi lain. Arah tekukan saja tidak cukup untuk menentukan penyebabnya. [1][3]

Apa arti nyeri ketika pergelangan ditekuk ke belakang?

Gerakan ke belakang disebut ekstensi. Jika telapak juga digunakan sebagai tumpuan, pergelangan menerima beban tambahan. Catat apakah nyeri muncul tanpa beban atau hanya ketika menopang tubuh.

Apakah nyeri tanpa bengkak berarti tidak ada cedera?

Tidak selalu. AAOS menjelaskan bahwa cedera yang terlihat ringan dan hanya menimbulkan sedikit bengkak masih dapat melibatkan robekan ligamen atau patah tulang tersembunyi. Nyeri setelah cedera yang tidak cepat membaik perlu diperiksa. [4]

Apakah pergelangan boleh dipijat?

Sumber yang digunakan tidak menetapkan pijat sebagai langkah yang sesuai untuk seluruh penyebab nyeri pergelangan. Hindari tekanan kuat setelah cedera, pada area yang bengkak, berubah bentuk, mati rasa, atau sangat nyeri. Pemilihan terapi bergantung pada penyebab keluhan.

Apakah ada obat pergelangan tangan sakit saat ditekuk?

Pemilihan obat tidak dapat didasarkan hanya pada arah gerakan. Obat yang sesuai bergantung pada penyebab nyeri, kondisi kesehatan lain, alergi, dan obat yang sedang digunakan. Mintalah saran dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat jika terdapat kondisi medis atau penggunaan obat lain. [3][8]

Apakah wrist splint harus digunakan?

Splint dapat membantu menopang pergelangan pada kondisi tertentu, tetapi tidak diperlukan untuk setiap nyeri saat menekuk. Jenis, ukuran, serta lama pemakaian bergantung pada penyebab keluhan dan tingkat cedera. Splint yang terlalu ketat dapat berbahaya. [3][4]

Jika penyangga dipakai pada malam hari, penggunaan wrist splint saat tidur juga perlu memperhatikan posisi pergelangan serta tanda bahwa alat harus dilonggarkan atau dilepas.

Bolehkah melakukan push-up saat pergelangan sakit?

Push-up menempatkan pergelangan dalam posisi ekstensi dan memberi beban melalui telapak. Hentikan atau ubah aktivitas jika gerakan menimbulkan nyeri tajam, kelemahan, bengkak, atau rasa tidak stabil. Jangan mencoba meningkatkan beban melalui rasa sakit.

Kapan nyeri setelah jatuh harus diperiksa?

Pemeriksaan diperlukan jika nyeri menetap, bengkak atau memar bertambah, terdengar bunyi saat cedera, tangan sulit digerakkan, genggaman melemah, atau bentuk pergelangan berubah. Cedera yang tampak ringan dapat melibatkan ligamen atau patah tulang. [3][4]

Kesimpulan

Pergelangan tangan sakit saat ditekuk dapat dipicu oleh gerakan ke arah telapak, ekstensi ke belakang, pergeseran ke sisi ibu jari atau kelingking, serta penggunaan telapak sebagai tumpuan. Arah nyeri membantu menjelaskan pola keluhan, tetapi tidak menentukan diagnosis.

Perhatikan aktivitas pemicu, lokasi rasa sakit, bengkak, benjolan, bunyi, kesemutan, dan perubahan kekuatan genggaman. Setelah cedera, jangan memaksakan peregangan atau terus menguji gerakan yang sakit.

Kurangi aktivitas yang memperburuk keluhan dan cari pemeriksaan jika nyeri terus berulang, mengganggu penggunaan tangan, atau disertai tanda cedera dan gangguan saraf.

Referensi

  1. MedlinePlus. Wrist Injuries and Disorders. Informasi mengenai susunan tulang, sendi, tendon, ligamen, saraf, serta jenis gangguan pergelangan tangan.
  2. Eschweiler J, et al. Anatomy, Biomechanics, and Loads of the Wrist Joint. Life. 2022. Informasi mengenai struktur dan pola gerakan pergelangan tangan.
  3. National Health Service. Wrist Pain. Panduan mengenai kemungkinan pola gejala, perawatan awal, serta tanda yang memerlukan pemeriksaan.
  4. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Wrist Sprains. Informasi mengenai cedera ligamen, jatuh pada tangan terbuka, patah tulang tersembunyi, dan penanganan awal.
  5. British Society for Surgery of the Hand. De Quervain’s Syndrome. Informasi mengenai nyeri tendon pada sisi ibu jari pergelangan tangan.
  6. British Society for Surgery of the Hand. Ganglion Cysts; National Health Service. Ganglion Cyst. Informasi mengenai benjolan ganglion dan nyeri ketika sendi digerakkan.
  7. American Academy of Orthopaedic Surgeons. Carpal Tunnel Syndrome. Informasi mengenai tekanan pada saraf median, kesemutan, mati rasa, dan kelemahan genggaman.
  8. Hull University Teaching Hospitals NHS Trust. Soft Tissue Injury: Wrist and Hand. Panduan mengenai cedera jaringan lunak, penggunaan dingin, gerakan bertahap, dan pengembalian beban.

Baca Juga